
Karenanya, jangan heran kalau hanya disebabkan sepatah dua patah kata saja yang terlontar dari mulut bisa terjadi perkelahian, dua orang saudara bisa bermusuhan, bahkan membuat seseorang mendekam di balik terali besi. Sebaliknya, tidak perlu heran pula bila berkat satu dua patah kata seseorang bisa selamat dari malapetaka yang akan menimpanya. Apalagi balasan yang akan menimpa kita di akhirat kelak sebagai akibat terpelihara atau tidaknya lisan.
Dengan demikian, hendaknya kita selalu berhati-hati dengan lisan. Setiap kata yang hendak diucapkan hendaknya terlebih dahulu dipikirkan masak-masak. Sekiranya kata-kata yang akan terucapkan itu tidak ada manfaatnya, sebaiknya kita memilih diam.
Lidah, tanpa tenaga dan tanpa biaya bisa kita gerakkan setiap saat. Barang siapa di antara kita terlampau banyak bicara, akan sangat cepat mengeraskan hati. Orang yang paling beruntung di dunia ini adalah orang yang sangat bisa memperhitungkan setiap kata-katanya. Barang siapa yang berpikirnya lebih banyak daripada bicaranya, insyaAllah, kata-katanya akan membersihkan hati.
Dari Buku Bening Hati KH Abdullah Gymnastiar oleh Basyar Isya
Baca-Baca Yang Ini Juga
Wacana Info
- " MEREDAKAN " BAD MOOD "
- " MOTIVASIKU "
- " OKSIGEN DALAM RUPIAH "
- " JANGAN SEDIH "
- " ADA 5 TUTUR BIJAK "
- " 9 Yang Tak Dapat Dibeli Uang "
- Cek Disini
- Jangan Ngerez Dulu Yee
- Perempuan di mata Allah S.W.T
- Senyum
- Contoh Ucapan Tahun Baru
- Kalender 2011
- Siapa yang Paling Berperan
- Award yang ku Rindu
- Jarak Antara Kota
- Netstat dan Jaringan
- Tazti Tools Pengontrol Program dengan Suara
- Daftar-daftar Situs Kamus Online
- Nama Yang Baik Menurut Islam
- Pengunduran Diri "Jerry Yang"
- Migrain dan Cara Mengatasi
- Pandangan Tatto
- Teknik Penyembuhan Dengan Q-RAK
- Regedit With Multi Yahoo Messenger
Wacana Hati
- " MEREDAKAN " BAD MOOD "
- " JANJIKU "
- " JANGAN SEDIH "
- " DOAKU "
- " INGATLAH "
- AKU DAN PENGERTIAN
- KUPIKIR
- " ADA 5 TUTUR BIJAK "
- " Ku Rindu Ayah "
- "Ibunda"
- Hargailah Dia
- Kehidupan
- Waktu dan Rindu
- Perempuan di mata Allah S.W.T
- Senyum
- KEMBALI
- Yang Tersembunyi
- Memaknai Cinta
- Jangan Menyerah
- Seperti Sendiri
- Senyuman
- Wanita Sering Menangis
- Contoh Ucapan Tahun Baru
- Mitos Bunga Edelweis
- Untuk Apa Berbuat
Wacana Pendidikan
- " OKSIGEN DALAM RUPIAH "
- " JANGAN SEDIH "
- " 9 Yang Tak Dapat Dibeli Uang "
- Perempuan di mata Allah S.W.T
- Senyuman
- Wanita Sering Menangis
- Mitos Bunga Edelweis
- Sang Pengamen
- Siapa yang Paling Berperan
- Logika Cinta
- Apakah Doa
- Bosan Menjalankan Hidup
- Pait Asam Manis Perjalanan Hidup
- Sinkronkan Idealisme dan Tindakan
- Netstat dan Jaringan
- Daftar-daftar Situs Kamus Online
- Mengukur Keberhasilan Hidup
- Pengunduran Diri "Jerry Yang"
- Pandangan Tatto
- Wacana Tentang Tari Modern Kontemporer Indonesia
- Psikopat dan Homoseksual
- Teknik Penyembuhan Dengan Q-RAK
- Siapa yang Punya Kepribadian Ganda Hayoo,,,
- Tiga Persiapan Mencari Kerja
7 Komentar Teman:
Dari lidah smua petaka akan jadi..
mulutmu adalah harimaumu
makanya mending menulis daripada koar2 dijalan
Assalamualaikum, He eh mending diem n gak banyak omong dari pada salah omong kan malah gawat... :) Kan Diem Itu emas
iya kisan sangat lah bahaya...
nulis juga kudu hati-hati sama juga ama lisan tuh
iya tuh.. ngomong dan nulis jg hrus sm hati-hati..
katanya lidah lebih tajam dari pedang :D
tapi tergantung yang menggunakan sih :))
berbicaralah kalo emang itu perlu...
kontrol lidah saat sedang emosi, karena saat itu, yang berbicara bukanlah hati, tapi ego...
ego dan lidah menjadi sangat kuat saat kita sedang emosi...
hehehehe....
piss...
lagi sok serius ni..
hahhaahhaaaa...
Posting Komentar