kalau yang diatas itu mengenai perusahaan, negara, currency dsbnya. Naah, sekarang aku mau tanya sama temen-temen, pertanyaannya, apa ya metrics untuk mengukur keberhasilan hidup ini? Jumlah gaji/take home pay yang kita terima? Jumlah anak? Keberhasilan anak dalam sekolah, perkawinan? Atau jumlah teman yang kita miliki? Atau sesuatu yang tidak semata horisontal ”sesama manusia” tetapi juga kepada Sang Pencipta?
Kita sibuk mengukur segala sesuatu, tapi apa kita sudah mengukur seberapa keberhasilan kita dalam hidup ini? Pertanyaan yang abstrak barangkali, tapi mengingat pentingnya hidup ini tentunya kita harus bisa mengukurnya kan ...??
Baca-Baca Yang Ini Juga
Wacana Motivasi
- " MEREDAKAN " BAD MOOD "
- " MOTIVASIKU "
- " OKSIGEN DALAM RUPIAH "
- " JANGAN SEDIH "
- " DOAKU "
- " INGATLAH "
- AKU DAN PENGERTIAN
- KUPIKIR
- " ADA 5 TUTUR BIJAK "
- " 9 Yang Tak Dapat Dibeli Uang "
- Hargailah Dia
- Kehidupan
- Waktu dan Rindu
- Perempuan di mata Allah S.W.T
- Senyum
- KEMBALI
- Yang Tersembunyi
- Memaknai Cinta
- Jangan Menyerah
- Senyuman
- Wanita Sering Menangis
- Sang Pengamen
- Apakah Doa
- Bosan Menjalankan Hidup
- Pait Asam Manis Perjalanan Hidup
Wacana Pendidikan
- " OKSIGEN DALAM RUPIAH "
- " JANGAN SEDIH "
- " 9 Yang Tak Dapat Dibeli Uang "
- Perempuan di mata Allah S.W.T
- Senyuman
- Wanita Sering Menangis
- Mitos Bunga Edelweis
- Sang Pengamen
- Siapa yang Paling Berperan
- Logika Cinta
- Apakah Doa
- Bosan Menjalankan Hidup
- Pait Asam Manis Perjalanan Hidup
- Sinkronkan Idealisme dan Tindakan
- Netstat dan Jaringan
- Daftar-daftar Situs Kamus Online
- Lidah Yang Tak Bertulang
- Pengunduran Diri "Jerry Yang"
- Pandangan Tatto
- Wacana Tentang Tari Modern Kontemporer Indonesia
- Psikopat dan Homoseksual
- Teknik Penyembuhan Dengan Q-RAK
- Siapa yang Punya Kepribadian Ganda Hayoo,,,
- Tiga Persiapan Mencari Kerja
6 Komentar Teman:
Alat pengukurnya kira2 apa ya..??
bukankah yg mengukur harus org lain..
kalo kira sendiri jadi takabur namanya..
iya ngga..??
Nyomot falsafah hidupnya Sam Ratulangi, "Si tou timou tumoutou." Yang artinya, manusia hidup itu harus bisa menghidupkan / menyejahterakan / bikin pandai manusia lain.
Jadi mari berfokus pada keberhasilan orang lain. Berhasilkanlah mereka, maka niscaya hidup kita jadi lebih berhasil.
Salam kenal!
kita memang harus selalu mencoba untuk lebih baik mas,sukses selalu ya
masih membaca ulang postingannya.tumben nih agak berat postingannya
saya masih jauh dari berhasil neh mas..
waduh...
iya ni
rada berat. brapa kilo mas?hehehehe...
sebelum ngukur, kita harus tau buat apa kita ngukur itu, baru deh dilaksanakan ukur mengukur.heheheehe..
kalo misalnya ga ada gunanya ngukur, buat apa diukur.hehehehee...
kalo menurutku si, selama kita bahagia n orang lain juga bahagia, kita adalah orang yang berhasil.hehehehe...
itu buatku si...hehehehehe....
piss....
Posting Komentar